Sabtu, 28 Agustus 2021

Biaya Hidup di Kota Pontianak 2021

(Foto: Tugu Khatulistiwa, Pontianak. Source: kanalwisata.com)

Pontianak adalah ibu kota provinsi dari Kalimantan Barat, Indonesia. Kota ini terkenal karena posisinya yang berada tepat di bawah garis khatulistiwa atau garis equator Bumi. Untuk teman-teman yang berencana akan melanjutkan studi atau bekerja dan menetap di Kota Pontianak, alangkah baiknya jika kalian mempunyai persiapan sebelum benar-benar menginjakkan kaki di kota khatulistiwa, terutama perihal akomodasi, supaya persiapan pindah bisa dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Berikut estimasi biaya hidup sebagai rujukan untuk kalian yang ingin atau akan mengunjungi Kota Pontianak di tahun 2021.

1.     UMP/UMK Kota Pontianak 2021

Istilah UMP/UMK lebih kita kenal dengan nama UMR atau Upah Minimum Regional. Mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 860/DISNAKERTRANS/2020, Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Barat tahun 2021 adalah sebesar Rp2.399.699,00. Menyusul dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kota Pontianak yaitu Rp2.515.000,00. Nominal ini tidak mengalami kenaikan sejak tahun 2020 dan masih berlaku hingga tahun 2021. Dilihat dari jumlahnya, besaran UMP Kota Pontianak ini bisa menjadi gambaran bahwa biaya hidup di Kota Pontianak tidaklah terlalu tinggi, namun tidak terlalu murah juga.

2.      Tempat Tinggal

Untuk informasi tempat tinggal, untungnya informasi yang satu ini sudah bisa kalian akses sendiri melalui platform media sosial seperti Facebook atau Instagram dengan keyword terkait. Untuk kamar kost dengan fasilitas standar tanpa perabot bisa didapatkan mulai dari 400 ribu rupiah per bulan. Sedangkan untuk kamar kost high-end dengan fasilitas AC (Air Conditioner), kamar mandi pribadi dan WiFi harganya mulai dari satu juta rupiah per bulan.

Untuk rumah kontrakan standar yang berjarak kira-kira 15 menit dari pusat kota, harganya dipatok mulai dari 12 juta rupiah per tahun, adapun yang dihargai 10 juta pertahun namun biasanya berukuran lebih kecil. Dan untuk rumah kontrakan yang berada di luar kota yang bisa ditempuh dalam waktu 30 menit sampai satu jam, kalian masih bisa menemui rumah kontrakan dengan harga mulai dari 7 jutaan saja per tahun.

3.      Biaya Hidup

Seperti yang sudah disebutkan tadi, biaya hidup di Kota Pontianak terbilang tidak tinggi dan tidak murah. Untuk harga seporsi nasi ayam geprek masih bisa kita dapatkan dengan harga 10 ribu rupiah. Namun agak sulit untuk menemukan seporsi makanan mengenyangkan di rentan harga 7 ribuan seperti di daerah Yogyakarta sana.

            Untuk harga satu kilo berasnya berada di angka 12 sampai 15 ribu per kilo tergantung dari jenis beras yang dipilih. Untuk biaya isi ulang tabung gas LPG ukuran 5kg berada kisaran 25 ribu rupiah. Dan jika dihitung kasar untuk biaya makan saja, misalnya kita sekali makan nasi ayam geprek membutuhkan uang 10 ribu rupiah, maka kita akan membutuhkan 30 ribu rupiah dalam sehari dan 900 ribu rupiah untuk uang makan selama satu bulan untuk satu orang. Tentu pengeluaran ini bisa jauh lebih murah jika kita memasak sendiri di rumah (tidak beli ‘makanan jadi’ karena pasti lebih mahal) dan berhemat dengan membeli bahan makanan di pasar tradisional seperti tempe, tahu atau sayuran. Jadi, bagaimana menurut kalian? Apakah harga-harga yang sudah disebutkan tadi tergolong mahal, murah atau sedang-sedang saja untuk dompet kalian pribadi?

4.      Kendaraan Umum

            Masyarakat Kota Pontianak lebih suka memakai kendaraan pribadi (baik mobil atau sepeda motor) sebagai kendaraan sehari-hari. Jadi tidak heran kalian hanya akan menemukan kendaraan umum di jalan-jalan tertentu saja. Ini dikarenakan Kota Pontianak adalah kota yang tidak terlalu besar. Kita bisa menyusuri Kota Pontianak dari ujung ke ujung hanya dengan menggunakan sepeda motor. Tapi tidak perlu khawatir jika kalian tidak memiliki kendaraan pribadi karena di Kota Pontianak banyak tersedia jasa ojek online yang bisa diakses melalui smartphone, dari yang statusnya nasional sampai lokal. Akan tetapi jika kalian berencara untuk menetap selama enam bulan atau lebih, akan lebih baik jika kalian memiliki kendaraan pribadi sendiri.

5.      Kelebihan dan Kekurangan

Untuk kalian anak muda atau bahkan eksekutif kantoran yang butuh tempat hangout untuk bertemu dengan teman atau klien. Kalian tidak perlu khawatir karena seluruh penjuru Kota Pontianak difasilitasi dengan berbagai macam warung kopi. Dari warung kopi tradisional tanpa WiFi dengan menu kopi 5 ribuan, warung kopi gaming dengan internet hingga 300mpbs, hingga coffee shop kekinian dengan vibes yang instagramable. Disini juga dipenuhi dengan tempat makan, dari warung makan hingga restoran yang ditangani oleh koki profesional. Tidak perlu khawatir juga untuk mencari hiburan karena kalian bisa jalan-jalan atau nonton bioskop di mall-mall yang berada di pusat kota. Dan jika ingin berlibur ke pantai, kalian bisa berwisata ke Kota Singkawang yang bisa ditempuh dalam waktu tiga jam saja menggunakan sepeda motor.

 Sayangnya bagi kalian yang kurang menyukai daerah dengan suhu panas, kalian akan butuh pendingin ruangan (AC) di rumah. Kota Pontianak adalah kota yang bersuhu 28°C - 34°C dengan persentase musim panas lebih lama dari musim hujan. Saat berkendara dengan sepeda motor di siang hari kalian disarankan untuk menggunakan outwear serta sunscreen agar kulit terhindar dari paparan langsung sinar matahari.

Akhir Kata

Semoga informasi mengenai biaya hidup di Kota Pontianak ini dapat membantu dan memberi sedikit gambaran bagi kalian yang ingin atau akan berkunjung ke Kota Pontianak. Kalimantan Barat berada dalam zona waktu WIB (Waktu Indonesia bagian Barat) dan Kota Pontianak adalah kota yang berada tepat di bawah garis khatulistiwa. Tinggal dan menetap di Kota Pontianak tentu akan menambah pengalaman dan memperkaya wawasan dalam hidup, jadi jangan pernah ragu untuk berkunjung ke tempat baru dimana pun itu. Sekian, dan terima kasih sudah mampir.

Minggu, 08 November 2020

Bagaimana Menanggapi Kasus Video Seksual yang Bocor dan Viral di Internet


Pict. source: Instagram. Credit to owner.


Disini saya ingin sedikit memberikan opini terkait bagaimana cara menanggapi atau menyikapi jikalau ada kasus video seksual yang viral di internet.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa kemarin sedang viral soal kasus "Video Seksual Mirip Artis GA" di media sosial, terutama di platform Twitter. Dan, well, apa sih yang tidak viral di Indonesia, ikan cupang juga bisa jadi artis, apalagi video seksual, no offense.

Jadi begini, dalam perspektif saya pribadi, ketika seseorang (atau sepasang orang) secara sadar melakukan dokumentasi atas aktivitas seksual mereka, sebenarnya hal tersebut 100% adalah hak mereka pribadi. Contohnya seperti: merekam, memfoto, dlsb.

Tapi jika kemudian hasil dokumentasi tersebut bocor ke media sosial TANPA PERSETUJUAN / SEPENGETAHUAN si pemilik video itu sendiri, seharusnya si PENYEBAR video bisa digugat dengan pasal 27 ayat (1) UU ITE yang berbunyi, "Setiap orang yang dengan sengaja dan TANPA HAK mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)".

Mari kita simulasikan seperti ini. Ada seorang wanita, mari kita sebut saja Melati. Melati adalah seorang pegawai swasta biasa. Namun suatu hari, smartphonenya dibombardir dengan banyak pesan masuk dari para sahabat dan teman-temannya. Sosok Melati menjadi heboh karena muncul video yang memperlihatkan sosok mirip dirinya tengah beradegan seksual dengan sesosok laki-laki yang mirip dengan mantan kekasihnya. Karena merasa dirugikan, Melati langsung mengambil langkah tegas dengan melaporkan penyebar video tersebut. Beberapa hari kemudian sang pelaku penyebaran video tertangkap yang ternyata adalah mantan kekasihnya sendiri. Akhirnya mantan kekasih Melati pun terbukti bersalah dan dijebloskan ke penjara.

Melati merasa langkah tegas tersebut layak dilakukan karena dirinya merasa dirugikan, dilecehkan, dan terjadi penurunan nilai dari dirinya di mata masyarakat yang sudah melihat video tersebut.

Meskipun video tersebut dibuat setahun yang lalu dan atas concern dari masing-masing pihak, namun awalnya mereka sudah sepakat bahwa video tersebut diperuntukan sebagai koleksi PRIBADI dengan perjanjian antara satu sama lain jangan sampai terekspos dimanapun kecuali oleh mereka sendiri. Dan karena mantan kekasih Melati melanggar perjanjian tsb, Melati pun melaporkannya ke kepolisian sampai akhirnya ia terbukti bersalah dan dipenjara.

Kemudian, bagaimana dengan nasib Melati yang video pribadinya sudah TERLANJUR terekspos ke media sosial dan sudah diakses oleh ribuan orang?

Tentu saja Melati harus menanggung stigma negatif dari para penggemar pornografi dan masyarakat awam bahwa, ia yang awalnya hanya seorang pegawai swasta biasa, bernilai tak ayalnya dengan wanita tuna susila. Meskipun kita sudah tahu, bahwa kasus yang menimpa Melati adalah musibah, karena toh banyak orang lain di luar sana yang juga melakukan hal serupa, hanya saja tidak bocor ke media sosial seperti Melati.

Dan, ini menurut saya pribadi, bahwa tidak ada yang salah dengan menyimpan sisi-sisi paling pribadi diri kita untuk diri kita SENDIRI, tanpa perlu diketahui oleh orang lain sama sekali. Karena toh buat apa mengumbar hal-hal pribadi yang tidak ada kepentingannya untuk orang lain.

Dan lagi, ada perbedaan besar antara "MENYIMPAN AIB" dengan "BERMUKA DUA".

"Menyimpan aib" bermaksud menutupi/menyimpan sendiri sifat-sifat yang mungkin dianggap tabu atau tidak bisa diterima oleh mayoritas masyarakat, yang mana jika diketahui orang lain akan menimbulkan stigma/justifikasi negatif dan akan merugikan si individu.

Sedangkan "bermuka dua" adalah orang yang tidak memiliki prinsip dan cenderung bersikap berkebalikan dengan kata hatinya. Dan atau orang yang dengan sengaja ingin mempunyai imej "baik" dalam standar mayoritas masyarakat, padahal apa yang ia lakukan diam-diam berbanding terbalik dengan branding image yang dijual sehari-hari.

Jadi menurut saya, tidak ada yang salah dengan diri Melati. Karena pertama, saya tidak mengetahui agama/budaya dari si Melati ini sehingga saya tidak bisa menilai apakah ia telah melanggar suatu aturan keagamaan/kebudayaan yang ia pegang. Kedua, dan jikalau ia memang terbukti melanggar suatu aturan apapun itu, sebagaimana anjuran normatif yang sering ditawarkan, saya hanya bisa berkomentar semoga Melati bisa belajar dari pengalaman agar bisa menjadi lebih baik lagi ke depannya. Semoga kasus tersebut menjadi pembelajaran untuk Melati dan banyak orang lainnya, karena tentu tidak ada orang yang mau dirugikan dan dikenal oleh masyarakat luas karena hal yang tidak baik, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, yang minat baca masyarakatnya saja masih 0.001% **lho **kagetnya paman cokay pardiedie

Sedikit Kilas Balik Mengenai Kasus-kasus Video Seksual

Pada 2010 lalu sempat viral video seksual AN & LM yang merupakan selebriti tanah air. Waktu itu justru sang pelaku, sekaligus vokalis band terkenal, AN lah yang dijebloskan ke penjara, sedangkan pelaku penyebaran videonya bebas dan tidak terungkap siapa. Bahkan ada rumor bahwa penyebarnya merupakan seorang remaja 19 tahun yang kebal hukum karena memiliki latar belakang keluarga pejabat. Namun sampai saat ini pun kejelasan dari rumor tersebut masih abu-abu.

Kemudian ada pula kasus petinggi terkemuka dari organisasi keagamaan nasional (berinisial HR) yang terjerat kasus pornografi karena isi chat dari platform WhatsAppnya bersama FR bocor di media sosial. Dalam kasus ini pun sang pelakulah yang dicekal dan dilaporkan ke kepolisian karena tuntutan dari masyarakat.

Kemudian ada pula kasus prostitusi online artis yang menimpa aktris berinisial VA yang sempat viral juga pada April 2019 lalu. Namun dalam kasus ini, VA dinyatakan bebas karena ditetapkan sebagai KORBAN, sedangkan sang mucikari (berinsial ES) dinyatakan bersalah karena secara ilegal (menurut hukum Indonesia) menyediakan jasa prostitusi.

Jika ditelaah, terlihat adanya kemiripan dan perbedaan dari ketiga kasus di atas. Dimana pada kasus ketiga sang pelaku dinyatakan tidak bersalah dan dinyatakan sebagai korban, sedangkan di kasus pertama dan kedua sang pelaku ditanya bersalah.

Ternyata untuk kasus pertama dan kedua, terdapat tuntutan langsung dari masyarakat Indonesia yang menuntut agar pelaku dari isi konten seksual tersebut harus ditindak secara hukum, karena dianggap tidak sesuai dengan nilai dan budaya ketimuran negara Indonesia. Untuk kasus video seksual AN & LM, mereka digugat oleh salah satu organisasi keagamaan yang ada di Indonesia. Sedangkan untuk kasus chat WhatsApp, HR & FR digugat oleh masyarakat secara umum karena dianggap menurunkan martabat petinggi agama di negara dengan mayoritas agama tersebut itu.

Akhir Kata

Semoga postingan ini dapat memberikan perspektif baru bagi para pembaca, agar dapat memahami kasus di atas dari berbagai sudut pandang. Dan semoga seiring dengan bertambahnya kasus berbau seksual di Indonesia, TIDAK membuat masyarakat menjadi SEKSIS dan menganggap WAJAR segala pelecehan di ranah publik meskipun konteksnya hanya memberikan komentar di media sosial.

Sekian dari saya, dan terima kasih sudah mampir.

Selasa, 07 April 2020

Cerita Nyata Pernikahan Dalam Film MARRIAGE STORY (2019)

(Cover Film: Marriage Story, 2019. Sumber: Google)

Sebuah film pernikahan yang disutradarai oleh Noah Baumbach ini dapat memberikan sudut pandang baru kepada para anak muda, bahwa pernikahan adalah hal yang tidak mudah. Memang semua hubungan akan terasa manis di awal, namun seiring berjalannya waktu, perdebatan akan muncul dan masalah akan datang.

Dalam film ini cerita dimulai dengan adegan Nicole Barber, yang diperankan oleh ScarJo (Scarlett Johansson), dan Charlie Barber, yang diperankan oleh Adam Driver, yang memutuskan untuk bercerai dan sedang berkonsultasi di kantor psikolog pernikahan.

Seiring dengan berjalannya durasi, akhirnya terungkap bahwa Nicole menggugat cerai Charlie karena merasa sudah tidak sanggup untuk terus mendukung dan menjalani hari-harinya bersama dengan suaminya lagi. Ternyata selama ini Nicole banyak memendam uneg-uneg kepada Charlie. Ia bahkan telah mengorbankan impiannya untuk pergi bermain film di Los Angeles demi teater kecil milik suaminya yang berada di New York. Sedangkan Charlie merasa tidak ada yang aneh dengan pernikahannya, begitu pula dengan orang-orang di sekitar mereka. Sehingga banyak orang yang membantu Charlie untuk rujuk kembali dengan Nicole. Namun ternyata Nicole bersikeras untuk tetap berpisah dan secepat mungkin dapat menyelesaikan masalah hak asuh anak.

Konflik dalam film ini dimulai ketika Nicole dan Charlie berbicara berdua di rumah kontrakan Charlie di Los Angeles. Awalnya mereka membicarakan soal pengacara mereka, ternyata mereka malah berdebat dan mulai saling berteriak. Ketika perdebatan menjadi semakin sengit, mereka tanpa sadar saling melemparkan uneg-uneg yang selama ini mereka simpan masing-masing. Nicole menganggap bahwa dirinya telah banyak berkorban demi Charlie. Sedangkan Charlie menganggap bahwa dirinya juga sudah sangat toleran dengan semua sifat teledor istrinya selama 10 tahun ini. Perdebatan berhenti ketika akhirnya mereka saling "tersadar" dan menangis.

Film ini mengangkat cerita yang tidak banyak diangkat ke layar lebar dengan tema "Pernikahan". Dimana pernikahan memang bukan kisah a la negeri dongeng yang akan selalu diisi dengan cerita cinta dan hidup bahagia selamanya. Terkadang hubungan akan terasa sedang berada di atas dan di bawah. Perbedaan pendapat pasti akan terjadi dan perdebatan tidak akan terhindari.

Cerita ini sangat cocok untuk ditonton oleh para anak muda yang memiliki impian untuk dapat menikah sesegera mungkin karena menganggap; pernikahan akan "menyelesaikan" semua masalah yang ada ketika sebelum menikah. Yang mana sebenarnya adalah salah!

Ketika berada ditahap perkenalan/pacaran, sebenarnya kita akan mulai mempelajari sikap dan sifat pasangan kita. Dari sanalah kita dapat menentukan, apakah hubungan ini bisa dibawa ke "ranah" yang lebih serius atau tidak.

Ada orang yang mengatakan,

"Kenali tiga kondisi ini sebelum kamu menikahi pasanganmu":

1. Caranya ketika marah.
2. Caranya menyelesaikan masalah.
3. Caranya mengelola uang.

Karena, ketika (misalkan) pasanganmu sejak dini sudah sering memperlihatkan kemarahan yang meledak-ledak kepadamu, kasar, sering membuatmu merasa tidak berharga, atau ia suka menyimpan segala uneg-unegnya sendirian, hanya membiarkan masalah berlalu tanpa pernah benar-benar menyelesaikannya, dan hobi menghambur-hamburkan uang hingga tidak punya tabungan. Maka hubungan itu tidak akan "menjadi lebih baik" ketika menikah nanti, malah akan menjadi semakin buruk.

Menurutku, kesimpulan dari film ini sangatlah sederhana. Komunikasi adalah hal yang sangat penting. Bayangkan bagaimana dua orang yang hidup bersama selama 10 tahun saling memendam kekesalan dan kemarahan selama itu? Sesungguhnya apa yang mereka simpan hanya akan menjadi bom waktu yang sedang menunggu waktunya untuk meledak. Dan lagi, sebenarnya film ini hanya ingin menceritakan kisah pernikahan dari sudut pandang yang berbeda. Sangat menarik (no offense) ketika menonton kisah hidup seseorang yang sedang dalam tahap perceraian. Bagaimana mereka bersedih, menghibur diri sendiri, berbagi cerita, mencoba memulai lagi dari nol dan menjalani hidupnya sehari-hari.

After all, film ini akan membuka pikiran anak muda dan semua orang yang berpikir bahwa menikah adalah hal yang mudah. Alur ceritanya juga tidak terburu-buru dan sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Intinya, komunikasi adalah hal yang sangat penting. Selalu mendiskusikan apapun yang berhubungan dengan pernikahan (atau kalian berdua) adalah hal yang akan membuat pernikahan menjadi minim gesekan. Bersikap jujur, menerima kritik dan membicarakan masalah bersama-sama akan membuka ruang diskusi dan kesempatan untuk menentukan dimana titik kompromi masalahnya. Jangan sampai, perpisahan kalian akan berdampak buruk bagi orang-orang yang ada di sekitar kalian, terutama anak.

Rate : 7/10

Sabtu, 30 Maret 2019

Komunitas Arena of Valor Pontianak Dan Masyarakat Kalimantan Barat Peduli Palu & Donggala

Komunitas Arena of Valor Pontianak Dan Masyarakat Kalimantan Barat Peduli Palu & Donggala, 14 Oktober 2018

Semoga komunitas ini hanya menjadi salah satu dari sekian banyak perpanjangan tangan warga Kalimantan Barat yang peduli dengan bencana alam yang menimpa Palu & Donggala, karena yang dikedepankan disini adalah rasa kemanusiaan dalam membantu sesama.

Komunitas AOV Pontianak mengadakan aksi galang dana di Bundaran Digulis Pontianak mulai jam 15:00 WIB

Bisakah kita hanya berdiam diri ketika saudara kita disana tertimpa musibah?


Puji dan syukur kami berikan kepada Tuhan YME dan warga Kalimantan Barat karena sampai saat ini dana yang telah terkumpul adalah sebanyak Rp 1.047.100,- (satu juta empat puluh tujuh ribu seratus rupiah).

Komunitas AOV Pontianak di area Jogging Track UNTAN

Kami dari Komunitas AOV Pontianak mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya untuk semua pihak yang sudah berkontribusi. Semoga amalannya dibalas berkali-kali lipat oleh Tuhan Yang Maha Esa. Semoga bantuan dari masyarakat Kalimantan Barat ini dapat membantu dan berguna bagia masyarakat Palu dan Donggala untuk kembali pulih dari musibah yang terjadi.

Komunitas AOV Pontianak : AOV Peduli

Foto anggota Komunitas Arena of Valor Pontianak dalam agenda AOV Peduli, 20 Agustus 2018

Pada tanggal 19 Agustus kemarin Komunitas Arena of Valor (AOV) Pontianak mengunjungi Panti Asuhan Al-Haq di Sui Rengas guna menyapa dan berbagi kebahagiaan bersama adik-adik yang ada disana.

Pada tanggal 5 Juli 2018 kemarin Team Fantastic Five (F5) Pontianak berhasil membawa nama Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak sebagai pemenang Juara 1 turnamen nasional AOV "Arena Pelajar Indonesia", suatu turnamen bergengsi e-Sport divisi AOV yang mempertemukan tim-tim dengan membawa nama sekolah atau kampus mereka masing-masing. Yang mana kemudian teman-teman dari guild F5 mengajak teman-teman dari AOV Pontianak, untuk membagi kesenangan dari kemenangan tersebut dalam bentuk acara berkunjung ke Panti Asuhan Al-Haq.

Teman-teman dari AOV Pontianak juga membuka donasi dan sumbangan dalam bentuk lainnya sebelum hari H keberangkatan agar diharapkan bisa lebih banyak membantu adik-adik di panti asuhan nantinya.

Ada pula round down acaranya adalah sebagai berikut; kerja bakti di lingkungan panti asuhan, edukasi cara mencuci tangan yang baik dan benar oleh Muhammad Firdaus (IGN AOV : F5•Postmaaan) yang juga merupakan mahasiswa di Jurusan Keperawatan, dan terakhir dilanjutkan dengan acara makan siang bersama.

Dan ada agenda yang menarik dari kegiatan ini yaitu ketika adik-adik Panti Asuhan Al-Haq memberikan hiburan kepada teman-teman dari Komunitas AOV Pontianak dengan bermain qasidahan dan bernyanyi. Adik-adik ini juga terlihat sangat bersemangat dalam mengikuti setiap kegiatan yang ada.

...

Akhir kata, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk adik-adik Panti Asuhan Al-Haq, teman-teman dari Komunitas AOV Pontianak, panitia acara, Guild Fantastic Five dan juga GM Zuri yang sudah jauh-jauh datang dari kantor Garena pusat  di Jakarta sana dan telah berpartisipasi dalam rangkaian acara ini.

Semoga Komunitas AOV Pontianak tetap solid, bisa terus meraih kemenangan dan membesarkan nama Pontianak-Kalbar di kancah dunia e-Sport profesional nasional!

Foto anggota Komunitas Arena of Valor Pontianak bersama adik-adik Panti Asuhan Al-Haq

Foto anggota Komunitas Arena of Valor Pontianak bersama adik-adik Panti Asuhan Al-Haq

Jumat, 29 Maret 2019

Lirik Lagu "ABRASI"

Songs by :
The Brandals feat. Morgue Vanguard

Aku lahir di Timur Jakarta
Di antara aspal, batu, dan baja
Tak mengenal, mengerti batas aturan
hanya hamparan anarki hukum jalanan
disuapi ortodoks ajaran agama militan

Tak mengenal, mengerti batas aturan
hanya hamparan anarki hukum jalanan
disuapi ortodoks ajaran agama militan

Menjemput pagi dengan karbon kopi
Visualisasi abad jahili dan abrasi
Roman wajah kota yang sarat dual disilusi
Raymond Pettibon yang kerap pula menghiasi
Kekosongan esensi dari identitas generasi kami
Yang sudah mirip karnival para nihilis-nihilis basi
Dengan perspektif tanpa guna serupa spion metromini
Makmum di altar gaya hidup yang siap pula mengamini
Siapapun di podium selama ia stylish serupa Khadaffi
Berlipat kali menyedihkan serupa terminologi band indie

Masyarakat maya tentu saja lebih buruk sejak
protes hanya bekerja di dinding-dinding facebook
Jika keheningan adalah emas, tanah ini tambang
Sejak kebisingan hanya ornamen estetis para pembangkang
Kemarau panjang
menanti jawaban atas tafsiran
Apa arti hiruk pikuk demokrasi jika tak ada keadilan

Hei tuan tuan merampas suara manipulasi rekayasa, oceh, dan kata
tertidur, tertawa, di tengah amuk bencana
ledakan kalut takut pacu hysteria
tekan tombol kontrol massal pintu paranoia
tertidur, tertawa, di tengah amuk bencana ledakan kalut takut pacu hysteria
tekan tombol kontrol massal pintu paranoia

Kami terbiasa membangun dari berangkal
Kami tidak pernah terbiasa dengan basa-basi penangkal
Solusi penyelamat dari satu despot dengan ribuan pengawal
Yang kota ini perlukan adalah kewarasan massal
Mengkudeta mall dan aspal dengan festival
Tak bisa mengharap mengganti generasi kolot dengan generasi muda virtual
Yang hanya nyaman di hadapan monitor-monitor banal
Yang hanya nyaman dengan Hypebeast sebagai modal
Que Sera-Sera Johnny Thunder satu portal
Dengan mitos sompral bahwa masa muda immortal
Hoax serupa socialite urban menggelar lelang amal
Masa depan terang atau gelap kami tak perlu peramal

Jika keheningan adalah emas, tanah ini tambang
Sejak kebisingan hanya ornamen estetis para pembangkang
Kemarau panjang menanti jawaban atas tafsiran
Apa arti hiruk pikuk demokrasi jika tak ada keadilan

Apa arti hiruk pikuk demokrasi jika tak ada keadilan
Apa arti kotak suara? Jika tak ada keadilan

Perpustakaan Provinsi Kalimantan Barat

2 November 2017 | 19:49 WIB

Ayo manfaatkan fasilitas yang ada!
Ayo meminjam buku!
Ayo rajin membaca!

Perpustakaanan Provinsi Kalimantan Barat beralamat di Jl. Dr. Sutoyo Pontianak. Dengan fasilitas ribuan buku dan koneksi wifi gratis, perpustakaan ini memfasilitasi berbagai kebutuhan masyarakat Kalbar akan bahan bacaan.

Dengan jam operasional mulai dari jam 8 pagi hingga 21:30 WIB, mereka membatasi maksimal buku untuk sekali pinjaman sebanyak 5 buku saja dengan waktu maksimal peminjaman 2 minggu.

Dan jika nanti ada anggota perpustakaan yang terlambat mengembalikan buku yang sudah mereka pinjam, mereka hanya akan dikenakan denda untuk "tidak boleh meminjam buku selama waktu keterlambatan". Jadi, misalnya, saya terlambat mengembalikan buku selama 1 minggu, maka saya dilarang meminjam buku kembali selama 1 minggu tsb.

Ini merupakan contoh konkrit yang sangat positif, karena Perpustakaan Provinsi Kalimantan Barat tidak menggunaka  sistem denda/hukuman menggunakan uang tunai.

Ada pula syarat agar bisa terdaftar sebagai anggota perpustakaan adalah sebagai berikut :
1. Mengambil formulir pendaftaran di Perpustakaan Provinsi Kalimantan Barat Jl. Dr. Sutoyo Pontianak
2. Fotocopy kartu identitas (KTP/SIM/Kartu Pelajar)
3. Pas foto berwarna uk. 3×4
3. Map Folio (warna bebas)
4. Cap dan/atau tanda tangan Bag.Akademik / Sekolah / Atasan langsung / Ketua RT setempat

Dengan dikenakan biaya sebesar Rp 10.000,-, kartu keanggotaan perpustakaan ini memiliki masa aktif (berlaku) selama 3 tahun.

Dan jangan lupa juga untuk men-download aplikasi iPusnas dan iKalbar (perpustakaan online nasional dan Kalimantan Barat) yang tersedia di PlayStore guna mempermudah pengalaman membaca dimanapun, kapanpun, dan serba mudah karena hanya bermodalkan smartphone-mu!

Gambar aplikasi iKalbar di PlayStore

Gambar aplikasi iPusnas di PlayStore

Biaya Hidup di Kota Pontianak 2021

(Foto: Tugu Khatulistiwa, Pontianak. Source: kanalwisata.com) P ontianak adalah ibu kota provinsi dari Kalimantan Barat, Indonesia. Kota ini...