Sabtu, 28 Agustus 2021

Biaya Hidup di Kota Pontianak 2021

(Foto: Tugu Khatulistiwa, Pontianak. Source: kanalwisata.com)

Pontianak adalah ibu kota provinsi dari Kalimantan Barat, Indonesia. Kota ini terkenal karena posisinya yang berada tepat di bawah garis khatulistiwa atau garis equator Bumi. Untuk teman-teman yang berencana akan melanjutkan studi atau bekerja dan menetap di Kota Pontianak, alangkah baiknya jika kalian mempunyai persiapan sebelum benar-benar menginjakkan kaki di kota khatulistiwa, terutama perihal akomodasi, supaya persiapan pindah bisa dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Berikut estimasi biaya hidup sebagai rujukan untuk kalian yang ingin atau akan mengunjungi Kota Pontianak di tahun 2021.

1.     UMP/UMK Kota Pontianak 2021

Istilah UMP/UMK lebih kita kenal dengan nama UMR atau Upah Minimum Regional. Mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 860/DISNAKERTRANS/2020, Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Barat tahun 2021 adalah sebesar Rp2.399.699,00. Menyusul dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kota Pontianak yaitu Rp2.515.000,00. Nominal ini tidak mengalami kenaikan sejak tahun 2020 dan masih berlaku hingga tahun 2021. Dilihat dari jumlahnya, besaran UMP Kota Pontianak ini bisa menjadi gambaran bahwa biaya hidup di Kota Pontianak tidaklah terlalu tinggi, namun tidak terlalu murah juga.

2.      Tempat Tinggal

Untuk informasi tempat tinggal, untungnya informasi yang satu ini sudah bisa kalian akses sendiri melalui platform media sosial seperti Facebook atau Instagram dengan keyword terkait. Untuk kamar kost dengan fasilitas standar tanpa perabot bisa didapatkan mulai dari 400 ribu rupiah per bulan. Sedangkan untuk kamar kost high-end dengan fasilitas AC (Air Conditioner), kamar mandi pribadi dan WiFi harganya mulai dari satu juta rupiah per bulan.

Untuk rumah kontrakan standar yang berjarak kira-kira 15 menit dari pusat kota, harganya dipatok mulai dari 12 juta rupiah per tahun, adapun yang dihargai 10 juta pertahun namun biasanya berukuran lebih kecil. Dan untuk rumah kontrakan yang berada di luar kota yang bisa ditempuh dalam waktu 30 menit sampai satu jam, kalian masih bisa menemui rumah kontrakan dengan harga mulai dari 7 jutaan saja per tahun.

3.      Biaya Hidup

Seperti yang sudah disebutkan tadi, biaya hidup di Kota Pontianak terbilang tidak tinggi dan tidak murah. Untuk harga seporsi nasi ayam geprek masih bisa kita dapatkan dengan harga 10 ribu rupiah. Namun agak sulit untuk menemukan seporsi makanan mengenyangkan di rentan harga 7 ribuan seperti di daerah Yogyakarta sana.

            Untuk harga satu kilo berasnya berada di angka 12 sampai 15 ribu per kilo tergantung dari jenis beras yang dipilih. Untuk biaya isi ulang tabung gas LPG ukuran 5kg berada kisaran 25 ribu rupiah. Dan jika dihitung kasar untuk biaya makan saja, misalnya kita sekali makan nasi ayam geprek membutuhkan uang 10 ribu rupiah, maka kita akan membutuhkan 30 ribu rupiah dalam sehari dan 900 ribu rupiah untuk uang makan selama satu bulan untuk satu orang. Tentu pengeluaran ini bisa jauh lebih murah jika kita memasak sendiri di rumah (tidak beli ‘makanan jadi’ karena pasti lebih mahal) dan berhemat dengan membeli bahan makanan di pasar tradisional seperti tempe, tahu atau sayuran. Jadi, bagaimana menurut kalian? Apakah harga-harga yang sudah disebutkan tadi tergolong mahal, murah atau sedang-sedang saja untuk dompet kalian pribadi?

4.      Kendaraan Umum

            Masyarakat Kota Pontianak lebih suka memakai kendaraan pribadi (baik mobil atau sepeda motor) sebagai kendaraan sehari-hari. Jadi tidak heran kalian hanya akan menemukan kendaraan umum di jalan-jalan tertentu saja. Ini dikarenakan Kota Pontianak adalah kota yang tidak terlalu besar. Kita bisa menyusuri Kota Pontianak dari ujung ke ujung hanya dengan menggunakan sepeda motor. Tapi tidak perlu khawatir jika kalian tidak memiliki kendaraan pribadi karena di Kota Pontianak banyak tersedia jasa ojek online yang bisa diakses melalui smartphone, dari yang statusnya nasional sampai lokal. Akan tetapi jika kalian berencara untuk menetap selama enam bulan atau lebih, akan lebih baik jika kalian memiliki kendaraan pribadi sendiri.

5.      Kelebihan dan Kekurangan

Untuk kalian anak muda atau bahkan eksekutif kantoran yang butuh tempat hangout untuk bertemu dengan teman atau klien. Kalian tidak perlu khawatir karena seluruh penjuru Kota Pontianak difasilitasi dengan berbagai macam warung kopi. Dari warung kopi tradisional tanpa WiFi dengan menu kopi 5 ribuan, warung kopi gaming dengan internet hingga 300mpbs, hingga coffee shop kekinian dengan vibes yang instagramable. Disini juga dipenuhi dengan tempat makan, dari warung makan hingga restoran yang ditangani oleh koki profesional. Tidak perlu khawatir juga untuk mencari hiburan karena kalian bisa jalan-jalan atau nonton bioskop di mall-mall yang berada di pusat kota. Dan jika ingin berlibur ke pantai, kalian bisa berwisata ke Kota Singkawang yang bisa ditempuh dalam waktu tiga jam saja menggunakan sepeda motor.

 Sayangnya bagi kalian yang kurang menyukai daerah dengan suhu panas, kalian akan butuh pendingin ruangan (AC) di rumah. Kota Pontianak adalah kota yang bersuhu 28°C - 34°C dengan persentase musim panas lebih lama dari musim hujan. Saat berkendara dengan sepeda motor di siang hari kalian disarankan untuk menggunakan outwear serta sunscreen agar kulit terhindar dari paparan langsung sinar matahari.

Akhir Kata

Semoga informasi mengenai biaya hidup di Kota Pontianak ini dapat membantu dan memberi sedikit gambaran bagi kalian yang ingin atau akan berkunjung ke Kota Pontianak. Kalimantan Barat berada dalam zona waktu WIB (Waktu Indonesia bagian Barat) dan Kota Pontianak adalah kota yang berada tepat di bawah garis khatulistiwa. Tinggal dan menetap di Kota Pontianak tentu akan menambah pengalaman dan memperkaya wawasan dalam hidup, jadi jangan pernah ragu untuk berkunjung ke tempat baru dimana pun itu. Sekian, dan terima kasih sudah mampir.

Biaya Hidup di Kota Pontianak 2021

(Foto: Tugu Khatulistiwa, Pontianak. Source: kanalwisata.com) P ontianak adalah ibu kota provinsi dari Kalimantan Barat, Indonesia. Kota ini...